Logo Kuning UI, Ikang Fawzi, Marissa Haque, Isabella Fawzi, Chikita Fawzi

Logo Kuning UI, Ikang Fawzi, Marissa Haque, Isabella Fawzi, Chikita Fawzi
Logo Kuning UI, Ikang Fawzi, Marissa Haque, Isabella Fawzi, Chikita Fawzi

Ikang Fawzi, Dosen Tamu, FISIP-UI, 26 November 2009

Ikang Fawzi, Dosen Tamu, FISIP-UI, 26 November 2009
Ikang Fawzi, Dosen Tamu, FISIP-UI, 26 November 2009

Wisuda S1 Ikang Fawzi dari FISIP UI, 1987, Marissa Haque Hamil Isabella Fawzi

Wisuda S1 Ikang Fawzi dari FISIP UI, 1987, Marissa Haque Hamil Isabella Fawzi
Wisuda S1 Ikang Fawzi dari FISIP UI, 1987, Marissa Haque Hamil Isabella Fawzi

Ikang Fawzi, FISIP-UI, Jurusan Administrasi Niaga, 1979

Ikang Fawzi, FISIP-UI, Jurusan Administrasi Niaga, 1979
Ikang Fawzi, FISIP-UI, Jurusan Administrasi Niaga, 1979

Wisuda dari FISIP UI, Administrasi Niaga, Ikang Fawzi, 1988

Wisuda dari FISIP UI, Administrasi Niaga, Ikang Fawzi, 1988
Wisuda dari FISIP UI, Administrasi Niaga, Ikang Fawzi, 1988 (Ayah dari Isabella Fawzi)

ILUNI, Bersatu & Beraksi dalam Ikang Fawzi & Isabella Fawzi

ILUNI, Bersatu & Beraksi dalam Ikang Fawzi & Isabella Fawzi
ILUNI, Bersatu & Beraksi dalam Ikang Fawzi & Isabella Fawzi

Notes on Our Beloved FISIP UI: Ikang Fawzi & Isabella Fawzi

Notes on Our Beloved FISIP UI: Ikang Fawzi & Isabella Fawzi
Notes on Our Beloved FISIP UI: Ikang Fawzi & Isabella Fawzi

BEM FISIP UI, Ikang Fawzi, Marissa Haque, Isabella Fawzi, Chikita Fawzi

BEM FISIP UI, Ikang Fawzi, Marissa Haque, Isabella Fawzi, Chikita Fawzi
BEM FISIP UI, Ikang Fawzi, Marissa Haque, Isabella Fawzi, Chikita Fawzi

LOGO FISIP UI, Ikang Fawzi, Isabella Fawzi

LOGO FISIP UI, Ikang Fawzi, Isabella Fawzi
LOGO FISIP UI, Ikang Fawzi, Isabella Fawzi

Impian Wisuda dari FISIP UI, Keluarga Ikang Fawzi

Impian Wisuda dari FISIP UI, Keluarga Ikang Fawzi
Impian Wisuda dari FISIP UI, Keluarga Ikang Fawzi

"Panggilan Jiwa": Ikang Fawzi & Chandra Darusman (ILUNI & Deplu Song,1980)

Lagu Wajib ILUNI (Alumni Universitas Indonesia) "Panggilan Jiwa": Ikang Fawzi & Chandra Darusman (Favorite Song of Marissa Haque Fawzi)

Oranye FISIP UI Isabella Fawzi untuk Kedua Orangtuanya Ikang Fawzi & Marissa Haque (12 April 2011)

Oranye FISIP UI Isabella Fawzi untuk Kedua Orangtuanya Ikang Fawzi & Marissa Haque (12 April 2011)

Ikang Fawzi Dosen Tamu untuk Marketing Stategic, di FISIP UI, 2009

Ikang Fawzi Dosen Tamu untuk Marketing Stategic, di FISIP UI, 2009
Ikang Fawzi Dosen Tamu untuk Marketing Stategic, di FISIP UI, 2009

Rabu, 17 Agustus 2011

Kehidupan Silaturahim Kami dalam Jumpa Keluarga Besar Christian Gonzales: Marissa Haque & Ikang Fawzi


Liputan6.com, Jakarta:
Sumber (1):  http://tv.liputan6.com/main/read/8/1061798/0/ketika-para-selebritis-saling-mengagumi

Sumber (2):  http://id.berita.yahoo.com/foto/ketika-p…
13th Agustus 2011, posted in My Family Story

ikang-fawzi-gonzales-marissa-haque-eva-siregar-golzales-isabela-fawzi
Diam-diam istri pesepakbola nasional Christian Gonzales, Eva Gonzales, mengagumi pasangan artis senior Ikang Fawzi dan Marissa Haque. Eva pun mengundang artis idolanya itu untuk menghadiri acara ulang tahun putri pertamanya, Amanda Gonzales, yang ke-17. Eva mengaku tidak menyangka jika pasangan yang kini lebih aktif bergelut di dunia politik itu mau hadir di pesta ulang tahun anaknya.

“Ini idola saya sama suami saya. Ini bener-bener reunian dari saya kecil mereka bener-bener udah di langit. Jadi mana mungkin kenal sama saya,” puji Eva Gonzales kepada pasangan yang kini masih tampak mesra, seperti ditayangkan Status Selebritis di SCTV, Sabtu (13/8).

Ternyata, Ikang dan Marissa juga nge-fans dengan perfoma Christian Gonzales di lapangan. Baik Ikang maupun Marissa pun ikut memuji idolanya itu. “Kita tuh seneng banget sama Christian Gonzales apalagi waktu kemaren membela Indonesia. Di saat Indonesia tengah lesuh, Gonzales mampu mengangkat kembali nama timnas Indonesia,” puji pria yang bernama lengkap Ahmad Zulfikar Fawzi.(APY/ANS)

“Keluarga Gonzales Timnas yang Sangat Ramah: Marissa Haque & Ikang Fawzi”

Sumber:http://chikitafawzi.blogdetik.com/2011/08/13/keluarga-gonzales-timnas-yang-sangat-ramah-marissa-haque-ikang-fawzi/

Kehidupan Silaturahim Kami dalam Jumpa Keluarga Besar Christian Gonzales: Marissa Haque & Ikang Fawzi

Selasa, 16 Agustus 2011

"Marissa Haque & Ikang Fawzi: Upaya Membuat Nyaman Hati Pasangan"


Disaat kita memberi sesungguhnya karena kita sudah banyak menerima!

Kuncinya semua kembali kepada pasangan kita. Sejauh mana pasangan suami atau istri dapat saling mendukung satu dengan lainnya, sehingga mampu selalu membuat nyaman hati pasangannya.


cinta_kami_selamanya_sampai_mati-ikang-fawzi-dan-marissa-haque-1Pasangan suami istri sejati, akan berada dalam irama harmoni untuk saling memahami serta  selalu mendukung. Intinya adalah, komunikasi produktif di antara keduanya dalam perkawinan. Cirinya adalah ketika mata hati serasa selalu terkait satu dengan lainnya. Seperti itu sejujurnya yang kami rasakan selama 25 tahun masa pernikahan kami.

Kami berdua--Ikang Fawzi dan Marissa Haque--memang bukanlah pasangan yang luar biasa sempurna. Namun kami bertekad agar kesepakatan yang kami buat sejak awal dapat kami wujudkan dalam kenyataan sejarah pernikahan kami, yaitu: "... untuk selalu satu suami dan satu istri sampai mati."

Insya Allah... sejujurnya demikian, dan selamanya demikian. Sampai ajal menjemput kami, karena setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati...

May Allah always bless our marriage... amiiin...

Catatan: Avatar Blog Ini dari iklan Oil of Olay

Sumber: http://ikangdanmarissa.blogdetik.com/


"Marissa Haque & Ikang Fawzi: Upaya Membuat Nyaman Hati Pasangan"

Minggu, 14 Agustus 2011

Yuk Bergabung dengan BIL (Brother in Law) Lovers: dalam Marissa Haque Fawzi

Yuk gabung dengan BIL Lovers (the Brother in Law) dengan Ikang Fawzi, Ekki Soekarno, dan Gilang Ramadhan.

Kindly please enter this address mentioned, as follow: http://www.youtube.com/watch?v​=_sALdI_Lwwc, Regards, Marissa Haque Fawzi

"Yuk Bergabung dengan BIL (Brother in Law) Lovers: dalam Marissa Haque Fawzi"

Selasa, 09 Agustus 2011

Isabella dan Kado Pernikahan Untuk Ikang Fawzi dan Marissa Haque


Jakarta, KasaKusuK.com 
Ditengah kesibukan kuliah dan menjadi presenter di salah satu televisi swasta, Isabela Fauzi masih bisa memberikan kejutan untuk ayah dan ibunya, Ikang Fauzi dan Marissa Haque. Beberapa waktu lalu, Ikang dan Marissa memang sempat merayakan hari pernikahan mereka yang ke 24.

Isabela, yang masih menjadi mahasiswi di Universitas Indonesia ini, mencoba untuk memberikan kebahagiaan untuk sosok yang dipanggilnya sebagai ayah dan ibu. Perempuan yang parasnya merupakan kombinasi pasangan awet tersebut, membelikan kue dan menyiapkan makan malam.
"Hanya ini yang bisa saya lakukan untuk membuat ayah dan ibu bahagia. Membelikan kue dan mempersiapkan makan malam. Marissa, langsung menanyakan soal gaji putrinya yang mungkin tidak seberapa.

"Susah gajian kamu sayang, punya duit untuk mempersiapkan semua ini?" tanya Marissa. Isabela hanya tersenyum kecut. "Sesekali buat ayah dan ibu," jawabnya sambil membiarkan ayahnya mengecup keningnya dengan lebut.

"Alhamdulillah pernikahan kami sudah menginjak usia yang ke 24. Ini anugerah dari Yang Maha Kuasa," kata Marissa. "Isabel berharap, mama dan papa, tetap awet sampai kakek nenek, dan terus mesra sampai tua," kata Isabel yang tidak menyadari ada airmata tergenang di kelopak mata Marissa, dan pandangan bangga Ikang Fauzi.

Malam itu acara dilanjutkan dengan makan malam, tanpa kehadiran putri kedua Marissa dan Ikang, Marsha Chikita Fauzi yang menuntut ilmu di Malaysia. (tim swc/YUG)

"Isabella dan Kado Pernikahan Untuk Ikang Fawzi dan Marissa Haque "
Sumber: http://kasakusuk.com/isabela-dan-kado-pernikahan-untuk-ikang-fauzy-dan-marissa-haque

Jumat, 15 Juli 2011

Bunda Khofifah Indar Parawansa Pernah Gabung dengan FISIP UI Studi Kajian Perempuan

Jumat, 15 Juli 2011

Perjuangan Teman-teman Putaran 3 DPR Ri  pada Tahun 2011 dan Buku Bunda Khofifah Indar Parawansa benar-benar membuat dadaku ini menjadi semakin berdebar! Kenapa? Karena merasakan bahwa revolusi di tanah air tercinta rasanya kok jadi semakin dekat ya?

Ya Allaaaaaah... selamatkanlah kami semua Ya Allaaaaaah...

"Perjuangan Teman-teman Putaran 3 DPR RI & Bunda Khofifah Indar Parawansa   2011"


Jadi Bacaan Wajib Mahasiswa Pasca Sarjana UI

Gambar Ilustrasi * Buku “Khofifah Indar Parawansa, Melawan Pembajakan Demokrasi, Pelajaran dan Tragedi Pilkada Jatim”

Surabaya (KabarGres.com) - Setelah dilaunching di Jakarta pada Selasa (25/5), buku “Khofifah Indar Parawansa, Melawan Pembajakan Demokrasi, Pelajaran dan Tragedi Pilkada Jatim”, mendapat respon sangat luar biasa di kalangan masyarakat. "Bahkan, buku yang merupakan pendidikan politik bagi masyarakat Indonesia ini telah dijadikan bacaan wajib bagi para mahasiswa pasca sarjana sosial politik Universitas Indonesia. Ini informasi yang saya dapat dari Effendi Ghazali (pakar komunikasi politik UI, red)," demikian ungkap mantan calon gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebelum acara Launching dan Bedah Buku, bertempat di Gedung Museum Nahdlatul Ulama, Jl Gayungsari Timur 35, Surabaya, Minggu (30/5).

Menurut Khofifah, dalam Pemilukada Jatim persoalan DPT fiktif dan duplikasi data terjadi. Menurut dia, kondisi tersebut adalah upaya pembajakan demokrasi. “Makanya, pengaspalan demokrasi oleh akademisi, penting dilakukan agar demokrasi dengan prinsip egalitarianisme berjalan mulus,” katanya.

Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Effendi Ghazali, menilai kasus Khofifah dalam Pemilukada Jatim mengingatkan masih ada pekerjaan demokrasi dalam politik pasar bebas. “Kalau tidak dibereskan, kita tidak akan ke mana-mana. Seperti soal DPS dan DPT,” ujarnya.

Sementara itu, mantan pengacara pasangan Khofifah-Mudjiono pada Pilgub Jatim, Ma’ruf Syah yang juga menjadi nara sumber acara launching dan bedah buku, mengatakan Panwaslu selama ini belum berperan maksimal dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas penyelenggaraan pemilu. “Seperti pada Pilkada Jawa Timur, Panwas tidak berfungsi karena diam saja melihat kecurangan,” tuturnya.

Menurut Ma'ruf, jika ingin demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik dan semakin meningkat kualitasnya, kewenangan Panwaslu harus diperkuat. “Panwas selama ini hanya menjadi aksoseris Pilkada,” ungkapnya.

H. Taufikurrahman Saleh, SH, M.Si., saat memberikan testimoni, mengatakan dalam dunia politik memang yang kuat yang biasa menang bukan yang terbaik.

Buku yang merekam tentang carut marut Pemilukada Jatim ini ditulis Ahmad Millah Hasan. Tujuan penulisan buku ini untuk mengingatkan proses Pemilukada yang hingga kini memang masih menjadi persoalan. (toro)
Teks foto: Khofifah Indar Parawansa dengan sabar membubuhkan tanda tangan pada buku “Khofifah Indar Parawansa, Melawan Pembajakan Demokrasi, Pelajaran dan Tragedi Pilkada Jatim”, di Gedung Museum Nahdlatul Ulama, Jl Gayungsari Timur 35, Surabaya, Minggu (30/5).
 
Sumber: http://www.surya.co.id/2011/07/11/khofifah-enggan-urusi-politik

Senin, 11 Juli 2011

Ikang Fawzi (ILUNI) is Back!: kompas.com dalam Isabella Fawzi (ILUNI)

  Ikang Fawzi-Ekki Soekarno-Gilang Ramadhan

Ikang Fawzi is Back!


YA, rocker matang era-80an itu rupanya gatal berteriak dan berjingkrak seperti pada masa kejayaaanya dulu. Suami aktris senior Marissa Haque itu memutuskan untuk kembali eksis di industri musik Tanah Air.

Ikang-Fawzi-Anggie-BI"Main musik itu suatu berkah untuk orang lain, makanya saya pun merasa bersalah kalau enggak bisa menghasilkan sebuah karya lagi, jadi saya putuskan untuk aktif (menyanyi) lagi," bilang Ikang saat menggelar konser "Go Clean" di Gedung Bentara Budaya, Palmerah, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Akan tetapi, rocker yang identik dengan lagu Preman itu tak kembali ke panggung musik dengan bersolo karier. Kali ini, dia turut mengajak saudara-saudara iparnya, yakni Ekki Soekarno (suami Soraya Haque) dan Gilang Ramadhan (suami Shahnaz Haque) membentuk sebuah band bernama Brother In Law (BIL) Project.

Konsep untuk membentuk band dengan saudara ipar sudah lama direncanakan pria berusia 51 tahun ini. Namun, baru tahun ini pelantun soundtrack film legendaris Catatan Si Boy itu berhasil mengajak mereka mengeluarkan sebuah album.

"Kita udah dari 10 tahun lalu ngeband bareng, tapi baru bisa bikin album ya sekarang. Karena memang semakin tua kesibukan bukannya makin berkurang, malah bertambah. Jadinya agak susah untuk bisa ketemu setiap hari di studio," papar Ikang.

Bersama Ekki dan Gilang di BIL Project, Ikang berhasil merilis single berjudul Hancur Hatiku. Melalui lagu tersebut, Ikang kembali menyuguhkan nuansa musik rock ala tahun 1980-an.

"Tiga Ipar Berbahasa Perancis Haque Bersatu dalam BIL Project (the Brother in Law)"

Rabu, 15 Juni 2011

Kiki yang Berjilbab Mendorong Ibunya ke Studi Kajian Timteng di UI: Marissa Haque Fawzi

Chikita Fawzi, Ikang Fawzi dan Hadiah Kamera dari Ibu Marissa Haque, Screen shot 2011-06-16 at 12.18.20 AM

Fabiayyi ala'irobbi kumma tukadzdzibaaan...
ni'mat mana lagi yang akan engkau dustakan wahai manusia... Tidak ada Ya Allaaah...tidak adaaaa...
"Chikita Kami yang Kini Berjilbab di Malaysia: Marissa Haque & Ikang Fawzi"
Sumber:http://marissahaque-kiki-inspirasi.blogspot.com/

Jumat, 10 Juni 2011

Alumni FISIP UI dan Cerita tentang Menulis: Isabella Fawzi

Baru kusadari beberapa hari terakhir ini ketika seorang teman yang dekat di hatiku dari FH UGM mengirimiku sms yang berbunyi: "Mbak Icha sayang...kelihatannya para alumni dari Unika Atmajaya Jakarta itu punya ciri yang sama deh yaitu suka menulis!"

Hhmmm...iya juga ya?


Namun saya menyukai dunia tulis-menulis jauh sebelum menapaki kaki mengambil S2 ku yang pertama di kampus tersebut. Tapi....memang, setelah gabung dalam pembelajaran di kampus tersebut, kemampuan dan kesenanganku menulis menjadi semakin terasah. Khususnya karena Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan di sini terkenal salah satu yang terbaik di Indonesia, sayapun mengambil S2 dari jurusan LTBI singkatan dari Linguistik Terapan Bahasa Inggris.

Tak hanya diriku Dari LTBI, ternyata adik kelasku dari FE (Fakultas Ekonomi) bernama Angelina Sondakh jua sangat produksitf sekarang dalam dunia penulisa buku. Memang banyak yang memcingkan mata ketika tulisannya melulu soal keluarga dan dirinya. Tapi saya pikir mereka yang sinis itu hanya iri kepada Angie yang cerdas serta produktif!

Iri sebenarnya hanyalah pertanda dari tak mampu...hehe... Jadi, kalau mereka iri jawabannya sebenarnya hanya satu yaitu "menulis juga dong!" Beradu karya melalui budaya menulis pasti akan positif. Daya nalar serta kreasi sportif pasti akan mengemuka, dan dampaknya akan menepis hal negatif lainnya. Sehingga tanpa ragu-ragu saya berani mengajak anda semua untuk bergabung bersama dalam dunia positif yang saya sekeluarga sukai, yaitu: "Ayo Memulis!"


Dalam: "Budaya Menulis Alumni Unika Atmajaya Jakarta: Marissa Haque Fawzi"

Senin, 30 Mei 2011

Diplomasi Pendidikan Moral-spiritual Melalui Musik: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Memang Seru!
Lagu di bawah ini adalah salah satu pendidikan moral-spiritual Ikang Fawzi dan tim "Catatan si Boy" dalam lagu dan film. Tayangan di on-air kan semalam pada tanggal 28 Mei 2011. Pesona Ikang Fawzi suamiku dan sihir musik kenapa tidak secara berkelanjutan menjadi diferensiasi LP3 I ya?
Semoga ide kami ini ini positif adanya.
Allahu Akbar!


Terimakasih banyak TransTV...Terimakasih sangat besar Telekomsel...
Sukses Terus...

The Show of Ikang Fawzi (Husband of Marissa Haque) and Andi Rif on TRANS TV for 16th Telekomsel Birthday, 28-05-2011 08.00 PM



Jumat, 27 Mei 2011

Komunikasi Aneh di detikforum.com (Kasihan Ibu Icha Dikatakan sebagai Keturunan yahudi): Isabella Fawzi & Ayah Ikang Fawzi

Lucu Juga! (Berbalas ‘Pantun’ untuk Fitnah di detik.com tentang Keturunan Yahudi *)

"Terimakasih Perancis untuk Bentuk Leher dan Hidungku: Marissa Haque"

Terimakasih Perancis...terimakasih ...

Ya Allah... kelu terasa lidah ini kala seorang sahabat almarhumah Ustadzah Yoyoh Yusroh dari PKS suatu saat di Komisi 8 DPR RI saat lalu mengingatkan kepadaku, sebagai berikut: "... mbak Icha...Hai Ukhti Marissa Haque...pernahkah kamu sadari bahwa bentuk leher jenjangmu itu, serta bentuk cuping hidung mu itu adalah anugerah luar biasa dari Allah Azza wa Jalla melalui nenek Perancis-Belanda-mu kepadamu agar kamu mampu bersyukur. Bahwa semuanya hanyalah titipan-Nya semata, tidak lebih! Serta janganlah kau bersombong oleh karenanya..."
Ya Allah aku ingin selalu bersyukur setiap detik... I love Thee every second...
Allahu Akbar!
Memang ... saya sering diledek oleh oknum tertentu kalau suara saya tak merdu serta tak mampu bernyanyi. Hehe...biarlah... walau sebenarnya, saya memang sangat ingin mampu bernyanyi sebagaimana halnya Ikang Fawzi suamiku, Bella dan Kiki kedua anak-anakku, atau kerabat lain yang dekat di hati.  Namun tentu, tak bisa bernyanyi bukan berarti dunia berhenti berputar! Juga tak lantas membuatku bersedih. Karena bukan rezekiku dan menerima takdir bahwa Allah SWT ternyata memang tidak menitipi bakat bernyanyi untukku. Not a big deal-lah! Namun apapun yang dititipkan-Nya serta yang embeded (melekat) dalam diri ini sselamanya akan menjadi 'penanda' bagi seluruh kehidupanku. Alhamdulillaaaaaah... selalu kusyukuri setiap detiknya dengan sepenuh jiwa raga.
Terimakasih Ya Allah... Terimakasih Perancis Terimakasih Papa dan Mama, terimakasih Opa dan Oma, terimakasih Eyang Kakung dan Eyang Putri... matur nuwun sanget nggih... jazakumullah khoir... mercy beaucoup...

Oma Charlotte...Opa Sirajul... I will see both of you one day.
Papa Allen... I owe you and I miss you so much... terimakasih untuk darah India (Islam), dari Opa Sirajul Haque dan  darah Belanda-Perancis (Katolik cum Mu'alaf Islam) dari Oma Charlotte Louis Poittier yang mengalir melaluimu. Juga darah Jawa-timuran (Madura) dari Mama Mieke. Nama Islam Papa Allen yang tertulis sebagai Misbah Ul Haque sangat indah, dan kata Pak Ustad Rodzi di Malang, Jatim bermakna lampu terang yang menerangi hak! Tak heran Pa...kalau dalam hidup saya selalu ingin menerangi banyak sudut gelap dalam hidup ini. Allahu Akbar!
Luv u full Pa... Ma...

dan

* Yang bukan-bukan saja bagi mereka yang iseng melempar isu tersebut. Patut diduga bahwa mereka kelebihan waktu (mungkin juga  pengangguran), sampai tega mengatakan saya keturunan Yahudi... masya Allah...
Namun saya memaafkan anda! Semoga tulisan mini-ringan ini dapat menerangi anda saudaraku... istighfar segera ya kalau anda seorang Muslim! > (berita didapatlan di: http://forum.detik.com/showthread.php?p=13284413)

Ilmu Diplomasi ‘Sederhana’ yang Dipulung Icha pada 1987 Lalu: Ikang Fawzi

Diplomasi adalah Ilmu Sejenis Akar Rumput tak Bergoyang walau Tertiup Angin: 

Marissa Haque Fawzi


Diplomasi adalah Ilmu Sejenis Akar Rumput tak Bergoyang walau Tertiup Angin. Kurang lebih mungkin itulah substansi yang dapat kupetik dari ‘memulung’ ilmu diplomasi dari almarhum Ayah Mertuaku YM. Dato’ Fawzi Abdulrani asal Sulawesi Barat (Sulbar sekarang dulu Sulsel)–Bugis-Mandar–yang seorang diplomat senior alumni dari SESDILU (Sekolah Dinas Luar Negri) itu saat baru menikah dengan Ikang Fawzi. Walau sesungguhnya makna dari Ilmu Diplomasi jauh lebih dalam dari yang sempat kuserap pada tahun 1987 lalu dari Ayah Mertuaku terkasih.

green-marissa-haque-fawzi

dan

Kamis, 26 Mei 2011

Ilmu dari FISIP UI Jurusan Administrasi Niaga Ikang Fawzi untuk Perumahan Indonesia: Isabella Fawzi

SELEBRITI

Ikang Fawzi Serius Tekuni Bisnis Properti

Sabtu, 21 Februari 2004

Kapanlagi.com - Lama tak mengeluarkan album lagu, selama itu pula Ikang Fawzi serius dalam usahanya di bidang real estat. "Saya merasa punya tugas," kata suami Marissa Haque ini. Di bisnis properti tersebut, Ikang mengaku menerapkan pendekatan sederhana.

Menurut pelantun Preman ini, banyak orang hidup di Jakarta dan tinggal dalam sebuah kos. Padahal, dia melanjutkan, uang untuk membayar sewa kos tiap bulan bisa dimanfaatkan untuk menyicil rumah. "Kos kan biaya, kalau rumah investasi. Kalau kos Rp 300 ribu, mereka sudah bisa nyicil, punya rumah," kata lelaki yang memfokuskan membangun rumah untuk kalangan menengah ke bawah itu.

Ditanya soal musik, Ikang mengaku akan mengeluarkan album baru pada tahun ini. "Insya Allah, tahun ini album harus keluar," kata Ikang (sct/erl)

Sumber: http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/ikang-fawzi-serius-tekuni-bisnis-properti-df4i3zh.html

Aldo Fawzi Sepupuku dari Sastra Jepang UI: Isabella Fawzi

Aldo Fawzi Sepupuku dari Sastra Jepang UI, wajahnya kini sangat Jepang. Terinspirasi dari kemampuan Ayahnya Uwa' Ade Fawzi (ILUNI dari Fakultas Teknik jurusan Arsitektur), serta para Mamang dan Bibinya yang aktif serta lancar dalam berbahasa Jepang, Aldo sepupuku terobsesi menjadi salah seorang ahli di bidang serba Jepangnya tersebut. Sebentar lagi insya Allah Aldo juju lulus dan diwisuda S1 nya. Selamat ya Do...

Dalam: "Aldo Fawzi Sepupuku dari Sastra Jepang UI": Isabella Fawzi
Sumber: http://komunikasi-ui-fisip.blogspot.com/

UI Masuk 300 Universitas Terbaik di Dunia: Ikang Fawzi & Isabella Fawzi

Sumber: Ksatria Muda 165
(Dpp Gema Satuenamlima September 20 at 10:35am)

Universitas Indonesia (UI) masih menjadi kampus terbaik di negeri ini. UI menempati urutan ke-236 (Skor 42,90) dan menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia dalam 300 Universitas Terbaik Seluruh Dunia berdasarkan penilaian yang dikeluarkan QS World University Ranking terhadap sekitar 600 perguruan tinggi terbaik di dunia.

UI menduduki urutan ke-6 perguruan tinggi terbaik di Asia Tenggara dan peringkat ke-40 di Asia. UI mengungguli perguruan tinggi favorit seperti University of Hamburg, Jerman (urutan ke-242 dengan skor 42,56), dan Curtin University of Technology, Australia (urutan ke-274 dengan skor 39,23).

Selain itu, beberapa perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam pemeringkatan QS World University Ranking adalah Universitas Gadjah Mada (urutan 321, skor 35,25), Intitut Teknologi Bandung (urutan 421, skor 28,60), dan Universitas Airlangga (urutan 466 skor 22,60).

Vishnu Juwono, Kepala Kantor Komunikasi UI, menuturkan pemeringkatan QS Top University memiliki kriteria penilaian institution inclusion, academic reputation, employer reputation, international faculty or students, data indicator, strandardization, weightings dan aggregation, serta citations per faculty.

Berdasarkan rangking per subjek, katanya, pada bidang ilmu sosial UI di peringkat 95 global. Bidang ilmu kesehatan dan biomedik di peringkat ke-141, bidang Seni dan Humaniora urutan ke-172, bidang teknik dan teknologi informasi peringkat ke-203), dan bidang ilmu pengetahuan alam di posisi 280.

“Ini merupakan suatu kebanggaan UI masuk dalam 100 besar universitas terbaik di dunia untuk bidang ilmu sosial, serta sebagai salah satu univeritas yang terdepan di Asia Tenggara,” kata Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri menanggapi prestasi yang berhasil diraih UI, dalam rilisnya.

Sumber:http://www.facebook.com/?page=1&sk=messages&tid=1386200103784 

"UI Masuk 300 Universitas Terbaik di Dunia: Ikang Fawzi & Isabella Fawzi"

Senin, 16 Mei 2011

Merawat Hubungan Media dalam Strategi Komunikasi Politik: dalam Isabella Fawzi



TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO Interaktif, Jakarta -Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh, enggan berkomentar banyak soal kasus dugaan korupsi Wisma Atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, yang turut menyeret namanya itu. Tak banyak kata-kata yang keluar dari mulut mantan Putri Indonesia 2001 itu.
Sambil mengenang almarhum suaminya, Adjie Massaid ia hanya berujar begini, "Seandainya Mas Adjie ada di sini, pasti dia membela saya habis-habisan." "Saya kehilangan teman politik yang tak pernah berkhianat, yang tak pernah menikam saya dari belakang," ujarnya sambil mengucurkan air matanya.

Angei, begitui ia biasa dipanggil, mengaku mulai bisa memilah mana kawan dan lawan dalam kancah politik. "Mudah-mudahan, saya kuat menjalani. Mudah-mudahan, anak-anak tidak terganggu dengan apa yang saya alami," katanya.

Jawaban itu keluar saat ia dan keluarganya menggelar jumpa pers usai peringatan 100 hari meninggalnya suaminya, Adjie Massaid di kediamannya di Cilandak, Jakarta Selatan.

Hanya itu yang dikatakan Angie dalam kasus yang menyeret namanya itu. Saat wartawan bertanya lebih jauh tentang keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi itu, pihak keluarga Angie langsung menyerobot dengan menyatakan, "Maaf, pernyataan itu tak relevan dengan acara kali ini."

Diawal acara konferensi pers tersebut, wartawan disuguhi video clip Angie yang menyanyikan lagu "Kau kusayang" karangan Andi Riyanto. Pembuatan dan perekaman lagu ini sendiri dibantu sahabat Angie, Maia Estianti yang turut menemani dalam konferensi pers itu.

FEBRIYAN | MUSTHOLIH

Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2011/05/15/brk,20110515-334675,id.html


Berita terkait

Teknik Komunikasi Tante Angelina Sondakh dalam Menghindar dari Interview Sensitif

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Demokrat, Angelina Sondakh, enggan menjawab perihal kasus suap wisma atlet SEA Games yang membawa-bawa namanya. Ia bahkan meminta media massa untuk tidak lagi menanyakan hal itu kepadanya.

"Enggak usah dibahas-bahas lagi, sudahlah," ujar perempuan yang akrab disapa Angie ini, Minggu (15/5/2011), dalam jumpa pers peringatan 100 hari meninggalnya Adjie Massaid di kediamannya yang terletak di Taman Cilandak, Jakarta.

Lebih lanjut Angie menerangkan, dalam jumpa pers tersebut dirinya hanya akan menjawab pertanyaan media seputar peringatan 100 hari meninggalnya sang suami. "Ini acara teman, keluarga, dan teman-teman dekat. Kalau di luar acara ini, saya mohon izin untuk menutup tanya jawab," ucap Angie.

Menurut Angie, klarifikasi dan bantahan keterlibatan dirinya saat di DPR sudah cukup. Dengan demikian, tidak perlu ada lagi yang harus dijelaskan. "Klarifikasi saya sudah cukup," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Manajer Marketing PT Duta Graha Indah (DGI) M El Idris dan Mindo Rosalina Manulang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi pada pertengahan April lalu di Kementerian Pemuda dan Olahraga. KPK menemukan cek Rp 3,2 miliar sebagai bukti dugaan suap untuk Sekretaris Menpora Wafid Muharam dari PT DGI.

Pemberian uang diduga sebagai success fee untuk proyek pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang, Sumatera Selatan. Dalam pengembangan kasus, Rosa mengaku sebagai orang suruhan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin. Berkali-kali hal itu disampaikan mantan pengacaranya, Kamarudin Simanjuntak.

Bahkan, Nazaruddin mendapat bagian Rp 25 miliar. Namun, Nazaruddin membantah tudingan itu. Selain Nazaruddin, politisi Partai Demokrat lainnya, Angelina Sondakh, juga disebut-sebut terlibat.

Janda Adjie Massaid itu sebagai koordinator anggaran Komisi Olahraga (Komisi X) DPR dan diduga terlibat mengegolkan proyek tersebut. Namun, para pemimpin Demokrat membantah keras dugaan keterlibatan Angelina.

Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2011/05/15/19135828/Angie.Ogah.Bahas.Suap.Wisma.Atlet

Contoh Terbaik Kesetiaan Tante Angelina Sondakh

Angelina Sondakh Tak Bisa Lupakan Adjie Massaid
Angelina Sondakh Tak Bisa Lupakan Adjie Massaid
Angelina Jolie - inilah.com/Danu

Artis - Senin, 16 Mei 2011 | 09:39 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Kepergian Adjie Massaid masih dirasakan Angelina Sondakh. Tak bisa melupakan, Angelina menangis saat pengajian 100 hari meninggalnya Adjie.

"Saya tidak bisa melupakan kenangan. Saya nilai apapun yang saya hadapi. Semua harus saya hadapi," ujar Angelina di kediamannya, di Taman Cilandak, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (15/5).

Angie, sapaan akrabnya, menuturkan sosok Adjie Masaaid yang wafat akibat serangan jantung pada awal Februari 2011 begitu sulit untuk dilupakan. Apalagi semasa hidup keduanya yang memiliki profesi politisi memiliki banyak kenangan indah.

"Mas Adjie itu temen suka dan duka saya. Saya pikir cukup air mata yang saya keluarkan. Sebenarnya saya malu dengan Mbak Maia, ujiannya lebih berat. Saya latihan untuk tidak mengekspresikan kesedihan. Saya tutupi ternyata saya nggak mampu. Mbak Maia banyak memberikan jalan, nyanyi, puisi, bikin buku," paparnya mengusap air mata.

"Melupakan Mas Adjie tentu nggak. Mas Adjie punya tempat khusus di hati saya yang nggak bisa diisi oleh siapapun. Mas Adjie tidak tergantikan dan cinta abadi saya," imbuhnya. [aji]

Sumber: http://artis.inilah.com/read/detail/1515082/angelina-sondakh-tak-bisa-lupakan-adjie-massaid

Metro TV vs Tante Angelina Sondakh

Angelina Sondakh: Aku Dikhianati

 Metro Hari Ini / Nusantara / Minggu, 15 Mei 2011 18:09 WIB


Metrotvnews.com, Jakarta: Politisi Partai Demokrat Angelina Sondakh mengaku membutuhkan teman politik seperti suaminya, almarhum Adjie Massaid, untuk menghadapi pengkhianatan teman politiknya saat ini. Namanya akhir-akhir ini dikaitkan dengan kasus suap di tubuh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Hal itu disampaikannya saat konferensi pers mengenang 100 hari Adjie Massid di Jakarta, Ahad (15/5). Ia tampak bingung menghadapi pertanyaan dari wartawan mengenai kasus yang diterpanya.(DNI)

Sumber: http://www.metrotvnews.com/read/newscatvideo/nusantara/2011/05/15/128306/Angelina-Sondakh-Aku-Dikhianati

Tante Angelina Sondakh Gelar Pengajian 100 Hari Adjie Massaid: dalam Isabella Fawzi

Minggu, 15/05/2011 16:33 WIB

Mahar Prawira Bhisma - detikhot

Angelina Sondakh Gelar Pengajian 100 Hari Adjie Massaid
Angie (Fakhmi/detikhot)

Jakarta 100 hari wafatnya Adjie Massaid diisi dengan pengajian oleh anak yatim di kediaman Angelina Sondakh. Tenda putih dan meja prasmanan pun menghiasi rumah yang berada di Taman Cilandak II, Blok E No.14, Jakarta Selatan, Minggu (15/5/2011).

Sekitar pukul 15.00 WIB, terlihat puluhan anak yatim datang ke kediaman Angie. Mereka berbondong-bondong memasuki rumah tempat acara pengajian dilakukan.

Kali ini pemandangan tampak berbeda, kalau sebelumnya acara pengajian untuk Adjie Massaid selalu dipenuhi oleh para pejabat. Kali ini sepertinya tak ada tamu istimewa yang hadir.

Hanya terlihat penyanyi Maia Estianty saja yang mengikuti pengajian.

Adjie Massaid meninggal di usia ke-43 tahun pada Sabtu 5 Februari 2011 lalu. Aktor sekaligus anggota DPR itu dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Sumber: http://www.detikhot.com/read/2011/05/15/163336/1640223/230/angelina-sondakh-gelar-pengajian-di-100-hari-adjie-massaid

Gerakan Mencintai Suami Patut Mencontoh Tante Angelina Sondakh (ILUNI): dalam Isabella Fawzi

Angelina Sondakh Persembahkan Lagu Adjie Massaid
Angelina Sondakh Persembahkan Lagu Adjie Massaid
Angelina Sondakh - inilah.com/Danu
 
Artis - Senin, 16 Mei 2011 | 10:09 WIB
 
INILAH.COM, Jakarta - Puteri Indonesia 2001, Angelina Sondakh mempersembahkan lagu Kau Yang Kusayang bagi almarhum suaminya, Adjie Massaid, yang sudah 100 hari meninggalkannya.

"Itu lagu yang saya dan Mas Adjie senangi, dalam setiap suratnya tulisan tangan Adjie sendiri. Selalu tulis 'dear Angelina Sondakh Kau Yang Kusayang' itu sangat berkesan buat saya," papar Angelina usai pengajian 100 hari Adjie Massaid di Taman Cilandak, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (15/5).

Lagu itu diproduseri oleh Maia Estianty. Videoklip wanita kelahiran Australia, 28 Desember 1977 itu tampak begitu penuh emosi. Angie pun tak bisa berhenti meneteskan air mata.

"Saya terlalu mencintai Mas Adjie. Setiap scene bentuk aktifitas keseharian kita, Adjie baca koran saya ciumin, naik motor, kolam renang, karena saat itu yang ada di dalam pikiran saya Mas Adjie," urainya.

"Cinta saya sama Mas Adjie nggak hanya keseharian, tapi saat politik. Saya nggak bisa melihat karir politik saya tanpa Mas Adjie," sambung Angie.

Anggota DPR RI ini menilai sang suami, Adjie Massaid, tidak jauh dari dirinya. Meski jasadnya telah tiada, ia yakin Adjie masih bersamanya. Terlebih saat ia harus menghadapi ujian hidup yang berat. [aji]

Tante Angelina Sondakh (ILUNI) Teman Marissa Haque Ibuku yang Tak Pernah Kehabisan Ide Komunikasi

Angelina Buat Langkah Tegap Adjie Massaid
Angelina Buat <i>Langkah Tegap Adjie Massaid</i>
Angelina Sondakh - inilah.com
 
Oleh: Aris Danu Cahyono
Artis - Senin, 16 Mei 2011 | 10:39 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Tak hanya memberikan kenangan lagu Kau Yang Kusayang untuk almarhum Adjie Massaid, Angelina Sondakh juga mempersembahkan buku Langkah Tegap Adjie Massaid. Alasannya?


"Buku kan merefleksikan kegiatan politik Mas Adjie. Mudah-mudahan buku kedua bagaimana spiritual bisa dibangun," ungkap Angelina saat pengajian 100 hari wafatnya Adjie Massaid di Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (15/5).


Angelina pun berjanji akan membuat buku lagi. Angie, sapaan akrabnya, akan membuat buku kedua saat telah ampu mengikhlaskan kepergian Adjie yang meninggal akibat serang jantung pada 5 Februari 2011.


"Kalau ujian ini bisa saya lewati, saya akan menuliskan soal kebesaran tangan yang tak tampak lebih besar dari tangan yang tampak," imbuhnya. [aji]


Sumber: http://artis.inilah.com/read/detail/1515122/angelina-buat-langkah-tegap-adjie-massaid

Tante Angie Persembahkan 'Langkah Tegap Adjie Massaid'': dalam Isabella Fawzi

Alumni FISIP UI


Angie Persembahkan 'Langkah Tegap Adjie Massaid'
Angelina Sondakh
Kapanlagi.com - Memperingati seratus hari Adjie Massaid, Angelina Sondakh tidak hanya memperkenalkan single Kau Yang Ku Kusayang kepada media. Tapi juga memperkenalkan buku Langkah Tegap Adjie Massaid untuk mengenang mantan suaminya.
Menurut Angie (sapaan akrab Angelina Sondakh) buku tersebut menceritakan perjalanan karier Adjie di politik. Adjie adalah sosok suami dan teman politik yang tidak pernah berkhianat kepadanya.

"Mengenang 100 hari Mas Adjie saya mempersiapkan single Kau Yang Ku Kusayang dan juga buku Langkah Tegap Adjie Massaid. Dalam 100 hari saya mempersembahkan khusus untuk Mas Adjie," ujar Angie.

"Itu lebih ke bagaimana perjalanan karir politik Mas Adjie. Di dalam epilog, saya tuliskan dia teman politik yang tidak pernah berkhianat. Dia tidak akan menjauh saat saya ada masalah, tidak pernah berbohong, menusuk saya dari belakang," sambung Angie saat saat ditemui di kediamannya di Perumahan Taman Cilandak, Jakarta Selatan (15/5).

Lebih lanjut, Angelina menuturkan, untuk merefleksikan kegiataan Adjie dikancah perpolitikan nasional, ibunda Keanu ini, akan mempublish edisi kedua yang mengulas sisi spritual yang dibangun Adjie.
"Kalau buku kan merefleksikan kegiatan politik Mas Adjie, mudah-mudahan buku kedua bagaimana spiritual bisa dibangun. Kalau ujian ini bisa saya lewati, saya akan menuliskan soal kebesaran Allah tangan yang tak tampak lebih besar dari tangan yang tampak," tutup Angie.  (kpl/buj/mae)

Tante Angelina Sondakh Teman Marissa Haque Ibuku yang Sangat Tegar



 
E-TAINMENT - SELEB
Senin, 16 Mei 2011 , 10:28:00

Angelina Sondakh menangis saat peringatan 100 hari Almarhum Adjie Massaid di Kediaman Angelina Sondakh Taman Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (15/5). Angelina sempat berkali-kali menangis saat pemutaran video klip Kau Yang Kusayang yang diaransement oleh Maia Estianty.FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS
BERSABAR dan berusaha tegar. Itulah yang dilakukan Angelina Sondakh untuk melewati satu demi satu cobaan yang dihadapinya saat ini. Cobaan, mulai dari ditinggal pergi suaminya, Adji Massaid hingga kabar dugaan menerima suap pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang, membuatnya harus memperkuat jiwanya.

“Saya ingin sekali tegar. Setiap malam itu yang saya minta sama Allah supaya saya nggak nangis lagi dan kuat. Dalam keadaan normal saya sangat merindukan Mas Adjie, apalagi sekarang. Kalau ada Mas Adjie mungkin saya tidak akan serapuh ini,” ujarnya di rumahnya kawasan Taman Cilandak II, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (15/5).

Angie-sapaan akrabnya, mengaku tanpa ada kesabaran dia yakin tidak akan bisa bertahan dan beraktivitas seperti saat ini. Salah satunya menggelar pengajian 100 hari wafatnya almarhum. “Kalau sekarang Mas Adjie masih ada, pasti dia akan bela habis-habisan,” tukas perempuan yang memiliki nama asli Angelina Patricia Pingkan Sondakh ini.

Angiemenilai ada oknum yang sengaja berbuat jahat dan menjebaknya dalam permainan ini. ”Sekarang saya bisa menilai mana sahabat yang sesungguhnya dan mana yang pura-pura baik dengan saya,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Angie mengaku merindukan sosok suaminya yang selalu jujur dengan karir politiknya. “Saya merindukan Mas Adjie, mudah-mudahan saya kuat menjalani apa pun dan anak-anak tidak terganggu sama apa yang sedang saya alami,” paparnya. (ash)

Tante Angelina Sondakh yang Tegar dan Sabar ya?: dalam Isabella Fawzi

Senin, 16 Mei 2011 20:05 





Kapanlagi.com - Peringatan seratus hari meninggalnya Adjie Massaid, Angelina Sondakh masih belum bisa melupakan sosok sang suami. 
 
Dengan berlinang air mata dan suara terbata-bata menahan tangis, wanita yang akrab disapa Angie itu menuturkan jika dirinya tak bisa berkata-kata lagi untuk mengungkapkan isi hatinya tentang Adjie dan hanya bisa menumpahkannya dalam sebuah lagu yang berjudul Kau Yang Kusayang.

"Hari ini genap 100 hari saya tidak ditemani mas Adjie. Saya punya kata-kata apa lagi, saya masih mengharapkan mas Adjie ada di dekat saya. Lagu ini saya persembahkan untuk Adjie, saya yakin mas Adjie akan senang dengan lagu ini, saya yakin mas Adjie akan menjaga saya di manapun dia berada," ujar Angie saat ditemui di kediamannya, Perumahan Taman Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (15/5).
"Mas Adjie pasti dia akan bela habis-habisan, mas Adjie tahu bagaimana saya kehilangan teman politik yang tidak pernah berkhianat," imbuhnya.


Sepeninggal sang suami, mantan Putri Indonesia ini sempat ragu dalam menjalani kehidupannya. Selain itu, Angie mengaku dirinya baru mengerti kawan yang sesungguhnya dan yang pura-pura menjadi sahabat.
"Saya merindukan mas Adjie, mudah-mudahan saya kuat menjalani apapun yang saya jalani. Mudah-mudahan anak-anak tidak terganggu sama apa yang saya alami. Sekarang saya bisa menilai mana sahabat yang sesungguhnya dan pura-pura baik dengan saya. Lagu ini bisa memberi penghiburan diri saya sendiri. Saya mohon doa untuk mas Adjie," pungkasnya.     (kpl/buj/bun)

Sumber:  http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/angie-mas-adjie-teman-politik-yang-loyal.html

Syukuran dan Ucapan Selamat kepada Lulusan PSKTTI UI 2011

Syukuran Lulusan PSKTTI UI
2011-01-27
 
Kepada Yth
Wisudawan PSKTTI UI
di Tempat

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Sehubungan dengan telah usainya perkuliahan mahasiswa semester Gasal Tahun Akademik 2010/2011, dengan ini Program Studi Kajian Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia akan menyelenggarakan acara pelepasan mahasiswa PSKTTI UI yang di isi dengan Ambassador Lecture Lebanon: A Model For Plural Societies dengan pembicara H. E. Victor Zmeter (Duta Besar Lebanon). Acara tersebut Insya Allah akan dilaksanakan pada:

Hari Tanggal : Rabu, 2 Februari 2011
Jam : 16.00 - selesai
Tempat : Gd. IASTH Lt. 4
Jl. Salemba Raya No. 4, Jakarta Pusat

Untuk itu kami sangat mengharapkan kehadiran saudara pada acara tersebut di atas sebagai wisudawan 2011. Demikian undangan ini kami sampaikan, atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih

Wassalamu'alaikum Wr, Wb

Diskusi di PSKTTI di FISIP UI: dalam Marissa Haque, Ikang Fawzi, dan Isabella Fawzi

Diskusi "Eskalasi Politik Timur Tengah Mutaakhir"
2011-02-04
 
Program Studi Kajian Timur Tengah dan Islam Program Pascasarjana Universitas Indonesia bekerjasama dengan International Conference of Islamic Scholars (ICIS) akan mengadakan diskusi terbuka dalam format round table dengan tema "Eskalasi Politik Timur Tengah Mutaakhir" yang diselenggarakan pada :

Hari, tanggal : Rabu, 9 Februari 2011
Waktu : 13.30 - 17.00 WIB
Tempat : Gd. IASTH UI lt. 4
Jl. Salemba Raya No. 4, Jakarta Pusat



Sumber: http://www.psktti-ui.com/detilberita.php?id=24&bhs=IN

Ambassador Lecture (Duta Besar Lebanon): dalam Ikang Fawzi, Marissa Haque, dan Isabella Fawzi

Ambassador Lecture (Duta Besar Lebanon)
2011-01-25 09:10:07
 
Kami mengundang seluruh sivitas akademik untuk dapat menghadiri acara "Ambassador Lecture (Duta Besar Lebanon)", yang akan diselenggarakan pada:

Hari : Rabu, 2 Februari 2011
Waktu : 16.00 WIB - Selesai
Narasumber : Duta Besar Lebanon H.E. Victor Zmeter
Judul : Lebanon: A Model Plural Societies
Tempat : Gd IASTH UI Lt. 4 Kampus UI Salemba

Untuk memeriahkan acara tersebut sebagaimana dimaksud maka partisipasi kehadiran sivitas akademik sangat kami harapkan.

RSVP: Ida Sajidah, Lc., M.Si (Hp. 02191010000)
Ferry (021-3924713, 3916376) atau melalui milist PSTTI UI

 

PSTTI UI dari FISIP UI: dalam Isabella Fawzi, Ikang Fawzi, dan Marissa Haque

PSTTI UI adalah program studi penyelenggara pendidikan dan pengajaran tentang kawasan Timur Tengah dan Kajian tentang Islam tingkat Magister. Program studi ini secara struktural administratif berada di bawah Program Pascasarjana Universitas Indonesia (PPs UI).  PSTTI UI dibuka berdasarkan Surat Izin dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, Nomor: 2801/D/T/2001 tanggal 30 Agustus 2001. Pembukaan program studi ini diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Dr. H. Hamzah Haz di Balai Sidang Universitas Indonesia pada tanggal 31 Juli 2002. Program studi ini menyelenggarakan pendidikan tingkat Magister (S2), yaitu:  
 
▪  POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL DI TIMUR TENGAH

▪  KAJIAN ISLAM 
 
▪  KAJIAN ISLAM DAN PSIKOLOGI

▪  EKONOMI DAN KEUANGAN SYARIAH
  
 PSTTI-UI mendapatkan akreditas A melalui SK Ban PT Nomor :  011/BAN-PT/Ak-IV/S2XII/2005


Home Coming UI di Tayangkan di Metro TV dengan Ida Arimurti & Sys NS: dalam Isabella Fawzi & Ikang Fawzi

Jumat, 13-08-2010 10:01:20 oleh: Berthold Sinaulan

ikang-fawzi-ui-yellow-goes-greenAcara reuni akbar Universitas Indonesia (UI) 30 Juli lalu, masih menyisakan banyak kenangan. Salah satunya, kemeriahan saat syuting Zona Memori, acara lagu-lagu lama yang pernah amat populer. Acara yang diputar di MetroTV itu dipandu oleh duet Sys NS dan Ida Arimurti.
 
Walau syuting berlangsung sore sampai malam hari, para alumni UI yang hadir dalam reuni bertajuk “Homecoming Day UI” itu, tetap setia menyaksikannya. Termasuk saya dan beberapa teman lain yang sama-sama alumni Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra (sekarang namanya Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya) UI.

bernold-ui_320x214Para penyanyi yang tampil semuanya alumni UI. Mulai dari Louise Hutauruk, Christine Panjaitan, Tika Bisono, Iga Mawarni, Lisa A. Riyanto, kelompok musik Chaisero dengan Chandra Darusman-nya, Solid ‘80, dan Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks. Juga ikut tampil adalah Edwin Libels yang saat ini sedang menempuh program doktoral di UI.

Saya sendiri sempat menjadi penyanyi dadakan, saat diajak Lisa A. Riyanto menyanyikan lagu karya ayahnya, A. Riyanto: “Hello, hello, hello, hello, kita jumpa lagi/hello, hello, hello, hello, bahagia hatiku/lama, lama, lama, lama, kau tak menyurati/lupakah padaku kawan setiamu…..”.

Walau cuma ikut menyanyi dua baris, lumayan juga. Sempat disorot dan ditayangkan dalam acara Zona Memori di MetroTV pada 8 Agustus lalu. Seperti kata beberapa teman, saya sempat jadi penyanyi dadakan.

Sumber (1):
http://ikangfawzi.blogdetik.com/2010/08/14/home-coming-ui-di-tayangka-di-metro-tv-dengan-ida-arimurti-sysy-ns/

Sumber (2):
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=17636

Profil Singkat FISIP UI: dalam Isabella Fawzi & Ikang Fawzi





Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang didirikan sejak  tahun 1968,  merupakan salah satu fakultas dengan jumlah program studi dan mahasiswa terbanyak yang terdapat di Universitas Indonesia. Dikatakan demikian karena sejak berdiri sampai dengan tahun 2005, FISIP UI berkembang dengan pesat sehingga memiliki  35 program studi dengan 52 program kekhususan, dengan jumlah mahasiswa sebanyak 6.390 orang (semester genap 2008) yang tergabung dalam 8 departemen, yaitu: (1) Departemen Ilmu Komunikasi; (2) Departemen Ilmu Politik; (3) Departemen Ilmu Administrasi; (4) Departemen Kriminologi; (5) Departemen Sosiologi; (6) Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial; (7) Departemen Antropologi; dan (8) Departemen Ilmu Hubungan Internasional.  
 
Secara kelembagaan, FISIP UI merupakan bagian dari BHMN (Badan Hukum Milik Negara) Universitas Indonesia. Sejak tahun 2001, melalui Peraturan Pemerintah nomor 152, Universitas Indonesia ditempatkan sebagai BHMN, yaitu sebuah  lembaga  yang secara manajemen otonom dari pemerintah. Dengan status tersebut Universitas memiliki Anggaran Rumah tangga sendiri, yang dituangkan dalam bentuk keputusan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia tahun 2003 melalui SK No. 01/SK/MWA-UI/2003. 
 
Melalui Keputusan Rektor Universitas Indonesia No.405/SK/R/UI/2008 tentang Pemberhentian Pejabat Dekan dan Pengangkatan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia periode 2008–2012, Rektor mengangkat Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Bersama dengan Wakil Dekan Julian Aldrin Pasha, MA., Ph.D, beserta berbagai jajaran pimpinan. Para pimpinan FISIP UI berusaha bersama untuk melakukan transformasi empat tahun ke depan menuju format kelembagaan yang lebih sesuai dengan “ruh” dan dinamika sebuah badan yang otonom, mandiri (non subsidi) dan profesional. Transformasi ini tentu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, karena membutuhkan prasyarat perubahan “mindset” dari semua warga sivitas akademika. 
 
Sistem: Struktur Organisasi, Koordinasi dan Cara Kerja
Pengelolaan FISIP UI sebagai bagian dari Universitas Indonesia berdasarkan kepada Peraturan Pemerintah nomor 152 tahun 2001 yang menempatkan UI sebagai BHMN, yaitu sebuah lembaga yang secara manajemen otonom dari pemerintah. Dengan status tersebut Universitas memiliki Anggaran Rumah tangga sendiri, yang dituangkan dalam bentuk keputusan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia tahun 2003 melalui SK No.01/SK/MWA‐UI/2003. 
 
Sedangkan Pimpinan Fakultas yang terdiri dari Dekan dan Wakil Dekan yang ditetapkan berdasarkan SK Rektor Universitas Indonesia No.405/SK/R/UI/2008, sementara Para Manajer ditetapkan dalam Surat Keputusan Dekan FISIP Universitas Indonesia nomor 063 Tahun 2009.
Dalam rangka menyelenggarakan fungsinya sebagai institusi pendidikan tinggi, FISIP UI menjunjung tinggi prinsip‐prinsip penyelenggaraan tata kepemerintahan yang baik yang meliputi aspek kejujuran, keterbukaan dan kepentingan terhadap masyarakat. Hal ini dilakukan dengan cara memberikan kesempatan yang luas kepada stakeholder untuk terlibat dalam pengawasan penyelenggaraan organisasi dan manajemen. Para pimpinan organisasi dipilih melalui tes kesesuaian dan kompetensi yang mencerminkan kemampuan yang bersangkutan untuk menjadi pelaksana organisasi. Di samping itu, pengelolaan fakultas selalu berdasarkan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan melalui pertanggungjawaban yang periodik sesuai dengan mekanisme organisasi dan manajemen FISIP UI yang berlaku. FISIP UI juga selalu menjunjung tinggi kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat yang diwujudkan melalui penyesuaian kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi dan kemampuan manajemen untuk melaksanakan pendidikan tersebut. 
 
Dengan berpegang pada perubahan status BHMN yang otonom FISIP UI bertujuan melakukan transformasi dengan prinsip dasar integritas yang bertujuan mewujudkan :
1. Good governance (good exercise of power) yang ditandai oleh transparansi dan akuntabilitas manajemen akademik dan non akademik.
2. Proses pengambilan kebijakan yang berdasarkan pada olah pikir yang cermat, tata‐aturan dan hirau pada masukan berbagai pihak.
3. Percepatan kemajuan sistem/manajemen dan infrastruktur/fasilitas dalam rangka dicapainya kemandirian dan kemajuan di era otonomi kampus.
4. Produktifitas dan pelayanan terbaik bagi segenap sivitas akademika dan bagi masyarakat.
5. Menjalankan budaya korporasi berdasarkan mutual trust dan shared values yang diwarnai oleh semangat kolegial. 
 
Struktur organisasi FISIP UI mengacu kepada Organisasi dan Tata Laksana yang ditetapkan oleh Pimpinan Perguruan Tinggi Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik terdiri dari Senat Akademik Fakultas dan Dewan Guru Besar Fakultas, serta Pimpinan dan Unsur Manajemen Fakultas. Senat Akademik Fakultas merupakan badan normatif tertinggi di lingkungan Fakultas yang diantaranya memiliki tugas dalam memberikan masukan kepada pimpinan fakultas mengenai rencana strategis dan rencana kerja dan anggaran tahunan fakultas. Sementara itu, Dewan Guru Besar Fakultas adalah organ dalam struktur organisasi fakultas yang melakukan pembinaan kehidupan akademik dan integritas moral serta etika dalam lingkungan sivitas akademika FISIP‐UI. 
 
Fakultas dipimpin oleh Dekan yang dibantu oleh seorang Wakil Dekan untuk mengatur dan mengurus Bidang Akademik dan Bidang Non Akademik. Dekan dibantu oleh Sekretaris Fakultas dan staf pimpinan yang mengatur dan mengurus hal‐hal yang bersifat pembantuan staf, internasionalisasi, koordinasi kelembagaan, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi serta kerjasama dengan lembaga luar. Selain itu, dalam merumuskan rancangan kebijakan di bidang penelitian, publikasi, dan pengelolaan ventura. Dekan dibantu oleh para manajer yang bertugas melaksanakan kebijakan‐kebijakan fakultas dengan dibantu oleh staf yang dimilikinya.
  
Sumber:  http://www.fisip.ui.ac.id/index.php?option=com_content&task=view&id=49&Itemid=67 

Paduan Suara Universitas Indonesia (in Isabella Fawzi)

Paduan Suara Universitas Indonesia (in Isabella Fawzi)

"Lagu Godeamus Igitur": dalam Isabella Fawzi

"Lagu Godeamus Igitur": dalam Isabella Fawzi

Mbah Yuya yang Sangat Ingin Ayah Ikang Dulu Pasti Lulus dari FISIP UI jurusan Administrasi Niaga

Mbah Yuya yang Sangat Ingin Ayah Ikang Dulu Pasti Lulus dari FISIP UI jurusan Administrasi Niaga
Mbah Yuya dan Ibu Icha adalah para Sponsor Sejati Ayah Ikang Fawzi jadi Seniman Sekolahan yang Mumpuni & Menjawab Tantangan Zaman

Aldo Fawzi Sepupuku dari Sastra Jepang UI: Isabella Fawzi

Aldo Fawzi Sepupuku dari Sastra Jepang UI: Isabella Fawzi
Aldo Fawzi Anak Mama Bonnie (Indra Lesatri Fawzi) Kandidat Doktor dari FISIP UI jurusan Kesos, 2011

Tanteku Mama Bonie Fawzi Kandidat Doktor & Adikku Chikita Fawzi: Isabella Fawzi

Tanteku Mama Bonie Fawzi Kandidat Doktor & Adikku Chikita Fawzi: Isabella Fawzi
Tanteku Mama Bonie Fawzi Kandidat Doktor dari FISIP UI (Kesos) & Adikku Chikita Fawzi: Isabella Fawzi

4 keluarga ikang fawzi dan marissa haque ke FIFIP UI

4 keluarga ikang fawzi dan marissa haque ke FIFIP UI
4 keluarga ikang fawzi dan marissa haque ke FIFIP UI

Entri Populer

Arsip Blog